HIMABISNIS HADIRKAN 2 CEO BRAND TERNAMA DALAM TALKSHOW MILENIAL
Himpunan Mahasiswa Prodi Ekonomi Bisnis (HIMABISNIS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 (FEB UNTAG) Surabaya menggelar Talkshow bertema ‘Milenial Sukses Melek Digital’. Bertempat di Gedung Graha Widya lantai 2, Talkshow dibuka langsung oleh Dekan FEB-Dr. Slamet Riyadi, M.Si., Ak., CA. “Kegiatan ini sangat positif bagi generasi milenial karena kita selalu dituntut untuk up to date. Kami para dosen sadar melewati masa milenial tetapi jiwa masih milenial. Talkshow pada Rabu, (27/11) ini dipandu oleh News Presenter Fokus Pagi Biro Jawa Timur-Arina Syiefa
Tampil sebagai pembicara, CEO Tukutu Official dr. Tirtha Mandira Yudhi. Dia membagikan kisah awal mula ide bisnisnya muncul, “SMA kelas 2 saya masih mencari jati dan suka berantem sampai kena skors. Bapak ibu dipanggil. Pokoknya waktu itu saya diremehin banyak orang. Saya ingin masuk kedokteran bukan karena ingin jadi dokter, tetapi karena arogansi. Dokter itu kan standar paling tinggi.” Dia menambahkan, “Tapi saya malu minta ke orangtua karena saya lahir dari keluarga pas-pasan. Saya berpikir cari duit secara halal karena orangtua hanya karyawan. Akhirnya muncul ide tukang cuci sepatu.”
Pun CEO Cakcuk Surabaya-Mahendra Wardhana, SH., M.Kn. turut membagikan kisah suksesnya. Pria kelahiran Malang ini menuturkan, “Nama Cakcuk ini bukan tanpa alasan. Saya mikir keras saat awal merintis usaha ini. Saya mau brand yang eyecatching. Karena diluncurkan di Surabaya, akhirnya saya cari yang khas nih. Orang Surabaya paling gampang bilang misuh dengan kata tersebut. Eh ternyata booming di medsos.”
Baik dr. Tirta maupun Mahendra memberikan tips terbaik mereka pada para peserta. dr. Tirta berpesan, “Supaya kita tidak terlena saat mengelola keuangan, bagi ATM kita. Satu untuk pribadi, lainnya untuk bisnis atau investasi. Selain itu harus berhemat, saya selalu beli barang bekas karena barang kan pasti ada penurunan nilai.” Adapun menurut Mahendra bisnis yang baik adalah bisnis yang dijalankan. “Kita harus pantang menyerah dalam bisnis dan aktif promosi melalui medsos. SDM juga harus dikelola. Jangan lupa beradaptasi dengan perkembangan agar bisa kekinian,” tutupnya. (um/ze)

Komentar
Posting Komentar